Mendikdasmen Salurkan Bantuan ke Sekolah-sekolah terdampak Bencana di Aceh

Diterbitkan pada : Jumat, 30 Januari 2026 20:06 WIB

Kategori :

Mendikdasmen melakukan kunjungan langsung ke sekolah terdampak bencana di Aceh Utara, Aceh Tengah, Bener Meriah, wilayah Gayo, dan Aceh Tamiang. Peninjauan dilakukan pada sekolah terdampak banjir, banjir bandang, dan longsor sebagai wujud kehadiran negara memastikan layanan pendidikan tetap berjalan meski dalam kondisi darurat.

Secara nasional, pemerintah menyiapkan anggaran Rp2,4 triliun untuk pemulihan satuan pendidikan terdampak bencana di wilayah Sumatra. Untuk Aceh Utara, rehabilitasi dilakukan secara bertahap dengan target penyelesaian penuh pada 2026. Langkah ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar tidak ada lagi sekolah dengan bangunan rusak, atap bocor, maupun sanitasi yang tidak layak.

Per 15 Januari 2026, tercatat 171 satuan pendidikan terdampak bencana telah melakukan tanda tangan Perjanjian kerjasama untuk revitalisasi sekolah tahap pertama di Aceh rincian untuk jenjang SMK terdapat 93 sekolah terdampak, 99 data terverifikasi, dan masuk PKS senilai Rp270 miliar.

Kemudian untuk SLB, sebanyak 20 sekolah terdampak, 15 terverifikasi, dan sudah terdapat 13 sekolah yang telah melaksanakan PKS senilai Rp3,98 miliar. Selanjutnya SKB/PKBM terdapat 58 sekolah terdampak, 7 terverifikasi, dan dua satuan pendidikan yang telah menandatangani PKS senilai Rp198 juta. Sehingga total nilai PKS yang telah diproses mencapai Rp274,18 miliar.

Pemerintah memastikan sekolah rusak berat akan dibangun ulang, bukan sekadar diperbaiki. Rehabilitasi dan revitalisasi ditargetkan tuntas bertahap hingga 2026, dengan percepatan agar pembelajaran tidak terhambat terlalu lama. Hal itu dilakukan sebagai jaminan rehabilitasi & pembangunan sekolah.

Berita Terkait